Gen Z dan Media Sosial Senjata Baru Lawan Narkoba, Ini Ajakan Ratu Tenny Leriva | katamuda.com

Gen Z dan Media Sosial Senjata Baru Lawan Narkoba, Ini Ajakan Ratu Tenny Leriva

Ratu Tenny Leriva, Anggota DPD RI
Gen Z dan Media Sosial Senjata Baru Lawan Narkoba, Ini Ajakan Ratu Tenny Leriva

Palembang – Generasi Z dinilai memiliki peran besar dalam menentukan masa depan Indonesia, termasuk menjadi garda terdepan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. 


Pesan itulah yang disampaikan Anggota DPD RI, Ratu Tenny Leriva, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Youth Aspiration bertajuk "Suara Gen Z Sumsel untuk Lingkungan Bebas Narkoba" di Kantor DPD RI Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Kamis (6/8/2026).


Diikuti sekitar 100 anak muda dari berbagai komunitas, sekolah, dan organisasi kepemudaan, forum ini menjadi ruang diskusi bagi Gen Z untuk berbagi ide sekaligus mencari solusi nyata dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.


Menurut Ratu Tenny, perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum atau pemerintah. Perubahan justru harus dimulai dari kesadaran setiap individu, terutama generasi muda yang memiliki pengaruh besar di lingkungan sekitarnya.


"Kita harus mampu menjaga diri agar tidak tergiur menggunakan narkoba, apalagi sampai menjadi bagian dari jaringan pengedar. Mari bersama-sama membangun kesadaran agar kita tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak masa depan," ujar Ratu Tenny.


Gen Z Bukan Sekadar Penonton, Tapi Agen Perubahan


Mantan Duta Anti Narkoba Sumatera Selatan periode 2019–2024 itu menilai Gen Z memiliki modal besar untuk menjadi agen perubahan. Dengan penguasaan teknologi dan media sosial, anak muda dapat menyebarkan pesan-pesan positif sekaligus mengajak teman sebaya menjauhi narkoba.


Menurutnya, setiap anak muda bisa menjadi influencer yang membawa dampak baik, bukan hanya di media sosial, tetapi juga di sekolah, kampus, organisasi, hingga lingkungan tempat tinggal.


"Mulailah dari lingkungan terdekat. Ajak teman-teman untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan saling mengingatkan tentang bahaya narkoba. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil," katanya.


Bahaya Narkoba Kini Masuk Lewat Dunia Digital

Dalam FGD tersebut, peserta juga mendapatkan edukasi langsung dari Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan Brigjen Pol. Hisar Siallagan dan Kabag Wassidik Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan AKBP H. M. Syeh Kopek.


Para narasumber memaparkan berbagai modus peredaran narkotika yang kini semakin berkembang, termasuk melalui media digital dan jaringan pergaulan yang menyasar kalangan remaja.


Peserta diajak memahami cara mengenali ancaman tersebut, meningkatkan kewaspadaan, hingga mengetahui langkah yang harus dilakukan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.


Kolaborasi Jadi Kunci


Ratu Tenny menegaskan bahwa membangun lingkungan bebas narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, perguruan tinggi, komunitas, pemerintah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat.


Menurutnya, forum seperti Youth Aspiration harus terus diperluas agar semakin banyak anak muda memperoleh edukasi sekaligus memiliki keberanian menjadi pelopor perubahan.


"Kalau Gen Z bergerak bersama, saya yakin kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih sehat, lebih aman, dan bebas dari narkoba. Masa depan bangsa ada di tangan anak muda hari ini," tegasnya.


Melalui kolaborasi antara DPD RI, BNN Provinsi Sumatera Selatan, Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan, serta berbagai elemen masyarakat, Ratu Tenny berharap lahir semakin banyak generasi muda yang sehat, berprestasi, berkarakter kuat, dan mampu menjadi benteng pertama dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *.

Loading...
Tidak Ada Komentar